Showing posts with label Paru-paru. Show all posts
Showing posts with label Paru-paru. Show all posts

Sunday, June 8, 2014

Penyakit Paru-paru

Seringkali kita melihat bahwa penderita penyakit paru-paru berbadan kurus. Padahal, nafsu makan tidak berkurang, namun badan tetap saja kurus. Apakah penyakit paru-paru bisa mempengaruhi pada berat badan penderitanya? Atau ada penyebab lain sehingga badan tetap kurus.
Mengapa Penyakit Paru-paru Bisa Bikin KurusTidak ada yang benar-benar yakin mengapa penderita COPD (Cronic Obstructive Pulmonary Disease) cenderung mengalami penurunan berat badan. Namun para dokter menduga penurunan berat badan drastis penderita COPD terutama yang memiliki emfisema (pernapasan kronis) harus mengeluarkan energi lebih banyak untuk bernapas.
Faktor lain adalah kehilangan nafsu makan akibat obat atau depresi. Emfisema adalah penyakit pernapasan kronis di mana terdapat inflasi yang berlebihan pada kantung udara (alveoli) di paru-paru, sehingga menyebabkan penurunan fungsi paru-paru, dan seringkali mengalami sesak napas.
Apapun penyebabnya, penderita penyakit paru yang mengalami penurunan berat badan drastis perlu upaya ekstra untuk makan makanan yang bergizi. Hal tersebut sebaiknya dilakukan agar dapat mempertahankan berat badan yang sehat.
Karena terlalu banyak kehilangan berat badan akan menyebabkan pemecahan otot yang akan membuat semakin lemah. Hal tersebut dapat menyebabkan sesak napas bahkan saat melakukan aktivitas fisik yang tidak terlalu berat. Seiring berjalannya waktu, penderita COPD dapat menjadi sangat lemah sehingga akan bergantung pada orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Bahkan penderita COPD berat yang juga mengalami emfisema memiliki kemungkinan meninggal lebih cepat dibandingkan dengan penderita COPD yang memiliki berat badan normal. Penyebab penurunan berat badan dan kehilangan otot pada penderita COPD tidak sepenuhnya dipahami.
Tetapi para ahli percaya bahwa, penyebab penurunan berat badan pada penderita COPD dapat terjadi karena kombinasi dari banyak hal lain. Seperti dikutip dari Health, penyebab penurunan berat badan pada penderita COPD dapat termasuk, antara lain:
  • Menggunakan lebih banyak energi dan nutrisi
Mungkin karena dibutuhkan lebih banyak energi untuk bernapas atau melakukan aktivitas fisik.
  • Kebutuhan kortikosteroid oral lebih sering
Obat kortikosteroid oral dapat meningkatkan kerusakan jaringan otot.
  • Nafsu makan berkurang
Penderita COPD dapat makan lebih sedikit karena mereka mengalami depresi, sehingga dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan. Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan berkurangnya nafsu makan.
  • Terlalu sedikit oksigen
COPD dapat menyebabkan terlalu sedikit oksigen yang masuk ke dalam darah.
  • Kebiasaan makan yang buruk
Oleh karena kebiasaan makan yang buruk tentunya juga dapat menyebabkan penurunan berat badan. Penderita COPD terkadang tidak ingin makan terlalu banyak, karena:Gambar Mengapa Penyakit Paru-paru Bisa Bikin Kurus
  • Perut yang terlalu penuh dapat menekan diafragma dan membuat lebih sulit untuk bernapas. Menahan napas ketika mengunyah atau menelan mungkin tidak nyaman jika sudah merasa sesak napas.
  • Jika penderita COPD adalah seorang lansia yang telah hidup sendirian, mungkin tidak akan makan dengan benar karena tidak ada yang mengawasi atau mengingatkan.
  • Biaya makan yang mahal dapat menyebabkan kebiasaan makan yang buruk pada orang yang memiliki penghasilan terbatas.
Untuk menghindari penurunan berat badan, maka harus makan dengan baik. Makan dengan baik adalah penting untuk:
  • Menjaga berat badan dan kekuatan agar tetap aktif.
  • Menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap kuat.
Hal tersebut dapat membantu penderita COPD melawan infeksi paru-paru yang umum pada mereka yang menderita COPD. Seorang ahli gizi dapat membantu penderita COPD untuk mengetahui berapa banyak dan jenis makanan apa yang perlu dikonsumsi agar tetap kuat.
Sumber : detik.com

Fungsi Paru-paru

Fungsi Paru-paru sangat penting sekali bagi tubuh manusia. Sebab tanpa paru-paru manusia tidak bisa bernafas dan akhirnya mati. Fungsi Paru-paru yang paling utama adalah mengeluarkan karbondioksida saat manusia bernafas.
Paru-Paru dan Fungsi Paru-ParuParu-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir.
Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus oleh selaput yang disebut selaput pleura.
Fungsi Paru-paru
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, Fungsi Paru-paru untuk mengeluarkan karbondioksida (CO2) dan uap air (H2O).
Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung.
Kelainan-kelainan pada Fungsi Paru-paru, diantaranya adalah :
  1. Asma atau sesak nafas yaitu kelainan yang disebabkan oleh penyumbatan saluran pernafasan yang diantaranya disebabkan oleh alergi terhadap rambut, bulu, debu atau tekanan psikologis.
  2. Kanker Paru-Paru yaitu gangguan paru-paru yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Penyebab lain adalah terlalu banyak menghirup debu asbes, kromium, produk petroleum dan radiasi ionisasi. Kelainan ini mempengaruhi pertukaran gas di paru-paru.
  3. Emphysema adalah penyakit pembengkakan paru-paru karena pembuluh darahnya terisi udara.
Upaya menghindari dan mengatasi kelainan-kelainan pada fungsi paru-paru adalah dengan menjalankan pola hidup sehat, diantaranya :
  1. Mengatur pola makan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi secara teratur .
  2. Berolah raga dengan teratur .
  3. Istirahat minimal 6 jam per hari .
  4. Mengindari konsumsi rokok, minum minuman beralkohol dan narkoba .
  5. Hindari Stress.
Demikian informasi mengenai Fungsi Paru-paru bagi tubuh manusia. Semoga kita bisa menjaga kesehatan fungsi paru-paru kita.
Sumber : id.shvoong.com